Pemberian Makan pada Anak Kucing

Rate artikel ini
0 Votes
Pemberian Makan pada Anak Kucing

Mulailah dengan memilih makanan yang tepat untuk anak kucing kesayanganmu. Pilih yang sesuai dengan usia dan tahap perkembangan anak kucing agar nutrisinya terpenuhi. Frekuensi pemberian makan pada anak kucing bisa diatur, misalnya satu kali pada pagi hari, atau dua kali pada pagi dan malam hari. Agar porsinya lebih terukur, ikuti petunjuk pemberian makan yang tertera di kemasan makanan kucingmu.

Berikut beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat memberikan makan pada anak kucing :

Yang boleh dilakukan:

1. Membuat jadwal makan

Pada dasarnya, kucing adalah makhluk yang hidup berdasarkan rutinitas. Jadi sebetulnya cara merawat anak kucing tidak sulit, buatkan saja jadwal makan yang rutin untuknya. Bisa dimulai memberi makan pada waktu dan tempat yang sama setiap hari. Saat waktu makan tiba, panggil namanya supaya ia terlatih untuk mendekat dan mengasosiasikan panggilan tersebut dengan kegiatan menyenangkan.

2. Memilih dan menempatkan lokasi makan yang nyaman

Siapkan wadah makan dan minumnya yang jauh dari tempat bising. Tempatkan wadah makannya di lokasi makan yang nyaman, namun mudah dijangkau. Kecuali mendesak, jangan memindahkan wadah makan dan minumnya jika kucingmu telah terbiasa dengan lokasi tersebut.

3. Menjaga kebersihan wadah makan

Pastikan wadah makannya selalu bersih dan persediaan air minumnya tercukupi. Gunakan alas yang terbuat dari plastik agar lebih mudah dibersihkan. Kalau kucingmu lebih dari satu ekor, pisahkan wadah makan mereka dan beri jarak untuk menghindari perkelahian. Hal ini penting, terutama jika kamu memelihara anak kucing dan kucing dewasa.

3. Mengganti makanannya secara bertahap

Jangan mengganti makanan secara mendadak karena pencernaan mereka bisa terganggu. Lakukan secara bertahap dengan meningkatkan porsi makanan yang baru sampai mereka terbiasa.

4. Menyimpan makanan dengan benar

Simpan makanan basah di dalam kulkas agar tetap segar. Keluarkan dan diamkan terlebih dahulu sampai suhunya turun menjadi suhu kamar agar aromanya lebih terasa dan lebih nikmat. Kamu juga bisa menghangatkannya menggunakan microwave diperlukan.

5. Istirahat sejenak

Setelah makan dan buang air, biarkan anak kucingmu beristirahat sebentar sebelum mengajaknya bermain.

 

Yang tidak boleh dilakukan:

1. Peraturan 24 jam dan 20 menit

Jangan menyimpan makanan kucing basah yang sudah dibuka lebih dari 24 jam atau membiarkan sisa makanannya di wadah setelah lebih dari 20 menit. Buang segera sisanya dan langsung cuci wadahnya dengan bersih.

2. Memberikan makanan semabarangan

Makanan kucing dibuat sesuai kebutuhan nutrisi mereka. Jadi jangan sekali-kali memberinya makanan sembarangan. Hindari pula memberi makan daging ayam atau ikan yang masih ada tulangnya agar tidak tersedak, atau yang lebih buruk, dapat tertelan dan melukai dinding perut dan usus.

3. Memberi makanan yang membahayakan pencernaan

Menjaga makanannya adalah salah satu cara merawat  kucing yang paling dasar. Yang perlu dihindari antara lain susu sapi karena dapat mengganggu pencernaannya dan cokelat serta bawang karena dapat menimbulkan efek seperti racun.

4. Sisa Makanan Manusia

Mungkin sesekali kamu tergoda untuk memberikan sisa makananmu. Sekali diberikan, kucing bisa ketagihan dan sulit untuk kembali ke makanan kucing. Makanan manusia juga cenderung mengandung lebih banyak kalori dan bisa menyebabkan obesitas.

 

Demikian beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan pada saat memberikan makan anak kucing kesayanganmu. Penuhi selalu nutrisi dan nafsu makan kucing kesayanganmu dengan makanan khusus kucing yang bernutrisi lengkap dan lezat seperti FRISKIES ya, Furriends!

 

Baca juga : Complete Meals dari Friskies, nutrisi lengkap dan lezat untuk kucing kesayangan!