Mengajarkan Kucing Berinteraksi

Rate artikel ini
0 Votes
Mengajarkan Kucing Berinteraksi

Di tempat penampungan hewan, kucing-kucing sering diajak main oleh pengurusnya. Tujuannya agar saat diadopsi mereka sudah terbiasa dengan kehadiran manusia. Bermain, sesederhana mengejar benda bergerak, bisa membantu kucing-kucing bersosialisasi. Interaksi yang terjalin antara kucing dan manusia bisa menciptakan bonding atau kepercayaan di antara keduanya. Kucing yang awalnya merasa takut atau tidak nyaman bila berada di dekat manusia, lambat laun akan merasakan hal sebaliknya. Mereka akan menganggap manusia sebagai teman bermain sekaligus pelindung.

Meskipun tergolong jinak, kucing tidak otomatis dapat berinteraksi dengan manusia yang ditemuinya. Jika kamu berniat untuk mengadopsi kucing untuk dipelihara, siapkan waktu dan tenaga untuk melatih kucing agar terbiasa berada di dekat manusia. Cara merawat kucing yang baik dalam hal sosialisasi adalah dengan tidak memaksakan sesuatu, termasuk interaksi di saat mereka belum siap. Bisa-bisa kamu menjadi korban sikap agresif dan berujung pada cakaran atau gigitan. Itu sebabnya di awal proses sosialisasi banyak yang menerapkan sistem penghargaan saat bermain dengan kucing. Makanan atau kudapan akan diberikan setiap kucing berhasil melakukan sesuatu. Dengan begitu, kucing-kucing akan semakin nyaman bersosialisasi sekaligus bahagia dengan bermain.

Jika kamu punya kucing lain di rumah, jangan langsung menyatukan mereka di ruangan yang sama. Pisahkan dulu sementara, setidaknya sampai kucingmu yang baru terbiasa dengan lingkungan barunya, dan kucingmu yang lama menerima kehadiran teman barunya.

Jika ingin mensosialisasikan kucingmu dengan kucing yang lain, lakukan dengan hati-hati. Anak kucing lebih cepat akrab dengan anak kucing lainnya dan tidak keberatan berada dalam satu tempat, namun kucing dewasa lebih posesif dengan teritori mereka dan cenderung defensif saat ada kucing lain yang berusaha memasukinya.

Sebelum membawa pulang kucing yang baru, pastikan kamu sudah memiliki tempat khusus untuknya. Kamu bisa menaruhnya di kandang atau kamar yang terpisah dari kucing-kucing yang lain. Tempat khusus ini penting untuk melancarkan proses adaptasinya. Biarkan ia merasa nyaman dan cukup familiar dengan lingkungan barunya tersebut. Tempat tersebut juga berfungsi semacam tempat berlindung di saat ia merasa takut atau tidak nyaman. Cara merawat kucing melalui proses pengenalan bisa dilakukan secara bertahap. Bisa dimulai dari menaruh kandang kucingmu yang baru di ruangan yang sama dengan kucing-kucing yang lain. Jika mereka tidak saling bertengkar dan kucing barumu tidak terlihat takut, kamu boleh membuka pintu kandangnya agar ia bisa keluar dan berbaur dengan kucing yang lain sewaktu-waktu ia mau. Begitu seterusnya sampai ia merasa nyaman sepenuhnya dan siap berinteraksi dengan kawanan kucingnya. Tanpa kesabaran dan kesungguhan, bagaimanapun caramu merawat kucing tidak akan bisa berhasil.

 

Baca juga : Pilih bermain di indoor atau outdoor? Ini tips agar kucingmu bahagia!