Mengadopsi Kucing Kecil Atau Dewasa, Mana Yang Cocok Buatmu?

Rate artikel ini
0 Votes
Mengadopsi Kucing Kecil Atau Dewasa, Mana Yang Cocok Buatmu?

Saat dapat kesempatan untuk mengadopsi kucing, mungkin sebagian dari kamu akan menjawab dan memilih: "anak kucing!" akibat keimutan dan tingkahnya yang menggemaskan. Tapi saat ingin mengadopsi kucing, tidak ada salahnya kan kalau Furriends mempertimbangkan terlebih dahulu jenis kucing mana yang akan kamu adopsi sesuai dengan kebutuhan dan cocok buat kamu.Yuk, simak keuntungan dan kekurangan dari mengadopsi kucing kecil/kitten dan kucing dewasa/senior!

 

Anak Kucing/ Kitten
Siapa sih yang tidak luluh dengan keimutan anak kucing? Bahkan orang-orang yang bukan pecinta kucing juga senang melihat anak kucing yang menggemaskan. Selain itu, tingkah anak kucing yang masih penasaran dengan segala hal membuat aktivitasnya berlarian disekitar rumah jadi hal yang menyenangkan untuk disimak.

Nah, sifat kucing kecil yang cenderung lebih hiperaktif otomatis membuat Furriends membutuhkan tenaga ekstra untuk mengawasi gerak-geriknya. Belum lagi kucing kecil yang masih dalam masa pertumbuhan dan mempelajari keadaan sekitarnya secara bertahap akan lebih mudah terluka saat ditinggal sendirian. Kamu harus sedikit lebih peka dan hati-hati!

Pada intinya, mengadposi kucing kecil membutuhkan komitmen usaha dan waktu. Ini cocok buat kamu yang ingin mengurus seekor kucing dengan sepenuh hati. Ini juga bisa jadi latihan kecil yang cocok untuk menjadi orang tua jika kamu belum menikah! Melihat sahabat  kecilmu tumbuh dewasa secara bertahap merupakan kepuasan serta menimbulkan perasaan bahagia tersendiri!
 

Kucing Dewasa/ Kucing Senior
Mengadopsi kucing berumur dewasa juga memiliki perasaan menyenangkan tersendiri. Biasanya, kucing dewasa sudah punya kepribadian yang pasti. Saat akan mengadopsi kamu bisa lihat apakah kucing tersebut termasuk yang tenang atau tipe yang sedikit lebih aktif sehingga Furriends akan tahu kucing seperti apa yang akan kamu dapatkan. Kucing dewasa juga tidak membutuhkan waktu dan komtimen layaknya kucing kecil. Mereka bisa menjaga diri dan ditinggal seharian asalkan kamu meninggalkan makanan yang cukup. Kucing dewasa juga cocok bagimu yang memiliki anak kecil, karena mereka bisa main dengan bebas tanpa harus ekstra hati-hati.

Salah satu alasan terbaik dari mengadopsi kucing dewasa atau kucing senior adalah rasa simpati. Biasanya di pet shop atau tempat penitipan, anak kucing selalu menjadi favorit orang-orang. Sehingga kucing dewasa yang justru membutuhkan teman malah terlantar. Kalau kamu tipe cat owner yang sering beraktivitas di luar serta lebih membutuhkan teman yang bisa menemanimu dibandingkan dengan makhluk kecil yang harus terus diawasi, mengadopsi kucing dewasa adalah pilihan terbaik untukmu.

 

Baca juga : Pilih kitten yang sesuai denganmu, Furriends!