Memberi makanan untuk kitten pendatang baru di rumah

Rate artikel ini
1 Votes
Memberi makanan untuk kitten pendatang baru di rumah

Setelah empat minggu pertama mengkonsumsi ASI, kitten secara bertahap akan melewati transisi ke makanan padat untuk asupan nutrisinya. Sama seperti halnya dengan manusia, kucing juga punya perasaan soal menu makanannya. Beda usia, beda pula nutrisi yang harus mereka konsumsi. Pola makan kucing sudah bisa diatur sejak umur 1-3 bulan. Awali dengan makanan yang berlabel 'kitten' (untuk anak). Kitten biasanya akan sangat memilih menu makanannya, dan karena fisiknya yang rentan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Menurut ASPCA (American Society for the Prevention of Cruelty to Animals), kitten biasanya siap untuk mengkonsumsi makanan padat ketika berusia sekitar satu bulan. Kamu bisa mencampurkan makanannya dengan susu formula kucing yang hangat, agar makanan menjadi sedikit lembut dan mempermudah kitten untuk mengunyah. Tekstur makanan lembut diperlukan untuk kitten yang belum terbiasa dengan apapun selain susu induknya atau susu formula khusus kucing. Proses ini dinamakan Penyapihan yaitu memperkenalkan Kucing kecilmu dengan sumber makanan usia dewasa dan perlahan-lahan menghentikan pemberian susu dari induknya.

Porsi untuk kitten usia 1-3 bulan adalah, 4X sehari dengan rasio air-Friskies 1:3. Diharapkan porsi yang diberikan tidak berlebihan. Kadang, karena rasa sayang yang begitu besar, membuat kita ingin memberinya makan dalam jumlah yang banyak, tapi hati-hati, karena hal ini bisa memicu obesitas.

Selain porsi, kebersihan lingkungan dan makanannya pun wajib diperhatikan. Cuci dan bilas dengan rutin mangkuk makan yang telah terpakai. Sebaiknya gunakan air hangat sebelum dipergunakan.

Apakah di rumah sering terlihat semut? Oleskan minyak goreng pada sisi mangkuk agar semut tidak mengerubungi makanan. Ada beberapa kucing yang tidak langsung menghabiskan makanan yang disediakan, misalnya makan dilanjutkan setelah tidur beberapa saat. Semut yang ada di makanan bisa membuatnya tersedak, perlu pengawasan rutin terhadap keadaan makanan kucing.

Beberapa kandungan penting dalam asupan makanan kitten:

  • Walaupun kucing termasuk hewan karnivora, namun grain (biji-bijian) merupakan nutrisi penting untuk perkembangan kitten, terutama dalam pati gandum. Grain mengandung banyak asam amino esensial untuk pertumbuhan, yang kemudian akan ditambahkan taurin yang berasal dari hewan.
  • Mineral dan vitamin yang dibutuhkan untuk perkembangan tulang, diperkaya dengan sejumlah nutrisi yang mendukung pertahanan alami serta EPA dan DHA untuk perkembangan terbaik dari sistem saraf pusat.

Selain itu, ada 2 tipe Cat Food yang bisa kamu sesuaikan dengan selera kitten; wet dan dry food.

Yang terpenting adalah memilih makanan sehat yang cocok dengan kebutuhan gizi anak kucing dan secara bertahap melakukan transisi dari makanan cair ke makanan padat.

Ada yang mau menambahkan tipsnya, Cat Lovers?