Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Kita Adopsi

Rate artikel ini
0 Votes
Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Kita Adopsi

Bingung harus menyiapkan apa saja untuk menyambut hewan mungil tersebut? Gunakan daftar perlengkapan ini sebagai panduan:

 

Pet carrier (Keranjang hewan)

Kamu membutuhkan pet carrier atau keranjang hewan untuk membawanya pulang dari tempat adopsi. Tujuannya untuk menciptakan perasaan aman dan nyaman, sebab bepergian bisa terasa menakutkan bagi anak kucing. Gunakan handuk atau kain lembut—akan lebih baik jika berasal dari rumah lamanya agar ada bau yang familiar—sebagai alas.

Makanan dan mangkuk air

Anak kucing sedang dalam masa pertumbuhan sehingga energinya banyak. Pastikan persediaan makanan dan minumannya selalu tercukupi. Gunakan wadah berbahan stainless steel karena ada anak kucing yang alergi terhadap plastik. Jangan lupa untuk mencuci wadah makan dan minumnya setiap hari.

Litter box (Kotak pasir)

Memperhatikan tempat pembuangan kotoran juga termasuk dalam cara merawat kucing yang baik. Sediakan kotak pasir yang lebih besar dari ukuran tubuhnya agar pasirnya tidak berceceran keluar. Pilih pasir berdaya serap tinggi dan cuci bersih kotaknya menggunakan sabun seminggu sekali dan menggunakan disinfektan ringan sebulan sekali. Selalu gunakan sarung tangan saat membersihkan kotorannya, dan cuci tangan dengan sabun antiseptik.

Tempat tidur

Tidak perlu membeli tempat tidur yang mahal. Kamu bisa membuat sendiri dari kardus. Pastikan ketinggiannya cukup dan beri lubang pada satu sisi agar ia bisa bebas keluar masuk. Jauhkan dari tempat bising agar ia bisa tidur dengan nyaman.

Scratching post

Kucing menggunakan scratching post bukan untuk mengasah kukunya, melainkan untuk meregangkan tubuh, membersihkan kuku, dan menandai teritori. Sediakan scratching post agar kucingmu terbiasa menggunakannya sejak dini. Taruh dekat tempat tidurnya supaya ia bisa langsung meregangkan tubuh saat bangun tidur.

Kalung, harness, dan tali kekang

Pakaikan kalung dengan name tag sebagai identitas. kalau kamu berencana untuk sering mengajaknya jalan-jalan, siapkan pula harness atau tali kekang untuk mencegahnya berlarian ke sana kemari.

Peralatan grooming

Salah satu cara merawat kucing adalah memastikan kebersihannya terjaga. Sediakan peralatan grooming yang tepat, di antaranya sisir serit dan sisir sesuai jenis bulunya.

Mainan

Pilih mainan yang  aman, mengingat tubuhnya masih kecil dan ringkih. Beberapa mainan yang dapat dicoba misalnya bola berlonceng, tikus-tikusan dengan catnip, atau hewan karet. Agar aman, temani selalu anak kucingmu saat bermain.

Mainan tak harus selalu beli di toko, kamu juga bisa menggunakan benda-benda yang ada di rumah, misalnya:

  1. Bola tenis

  2. Bekas gulungan tisu toilet

  3. Kotak sepatu

  4. Bola kertas

  5. Bekas gulungan benang jahit

Ada beberapa benda yang mungkin kamu berikan sebagai mainan padahal sebenarnya berbahaya, antara lain:

  1. Gulungan benang

  2. Karet gelang

  3. Kertas aluminium atau plastik pembungkus makanan

  4. Gabus

  5. Kawat

Intinya, cara merawat kucing dengan mengajaknya bermain tidak sulit. Pilih mainan yang aman dan sering-sering berinteraksi dengannya. Jauhkan benda-benda yang ujungnya tajam dan mudah patah. Hindari pula memberikan benda-benda berukuran kecil yang berpotensi tertelan, seperti kancing, manik-manik, klip kertas, atau mainan berbunyi (squeaky toy). Mainan anak-anak yang terbuat dari karet, bulu, wool, atau spons juga termasuk yang membahayakan karena akan menimbulkan gangguan pencernaan jika tidak sengaja tertelan.

 

Baca juga : Mengadopsi kucing kecil atau dewasa, mana yang cocok buatmu?